Violin : Hello New School

Opening :

          Aku melihat kearah jam tangan ku, ternyata jarum jam tangan ku membentuk garis berukuran 180’  alias menunjukan pukul 6.00 tepat pagi, dan aku baru tersadar bahwa hari ini adalah hari pertama MOPD (Masa orientasi peserta didik baru) di SMA Negeri 1 Di kota ku Sumedang. Yang pasti aku sudah menjadi calon siswa pada SMA tersebut. Oh iya, sampai lupa nama ku Muhamad Rendy Mario, memang nama yang sedikit ‘aneh’ tapi keren dan bangga karena hasil pemberian dari orang tua ku. Arti namaku itu sebenarnya Muhamad itu berasal dari Nabi yang sangat saya cintai Nabi Muhamad SAW, orang tua ku bilang itu merupakan sebuah do’a agar sifat seperti Nabi Muhamad SAW terpuji selalu penyabar, dan Rendy ntah darimana itu asalnya, sang ayah langsung memberikan ide nama itu setelah menit ke 31 dari kelahiran ku, dan Mario adalah berasal dari Bulan Maret , memang aneh perbedaan Mario dan Maret itu cukup jauh juga. Tapi itulah nama ku, selalu kupakai meskipun orang lain berkata namaku itu aneh, namun aku tetap bangga karena itu nama itu pemberian dari orang tua ku sendiri. Sudah cukup perkenalannya, setelah aku tersadar bahwa aku telat dihari pertama ku aku langsung melompat dari tempat tidurku dan langsung kuambil air wudhu lalu mempersiapkan hal lainnya untuk MOPD di pagi hari ini. Jam tangan tak lupa aku kenakan, karena aku orang yang selalu lupa waktu, dengan pakaian yang cukup aneh seperti astronot aku langsung melesat dengan ke tempat calon aku mendapatkan ilmu, yaitu calon SMA ku. dengan sebuah motor merah
         Jam ditangan ku  menunjukan pukul 06.25  artinya aku menghancurkan hari pertama MOPD ku, langsung ku parkir kan motor kepunyaan ayah ku di tempat yang aman , sebuah tempat yang tak jauh dari calon SMA ku sendiri kira kira berjarak 75 meter dari Sekolah, karena kami calon siswa belum bisa diperbolehkan membawa sebuah motor ke area sekolah. Dengan berlari secepat angin aku berlari menuju tempat tujuanku, dan sampai di tempat. Ternyata bukan hanya aku saja yang terlambat dihari pertama, terdapat +/- 25 calon siswa lainnya yang senasib dengan ku. Kami ditahan dulu di gerbang sekolah sebagai hukumannya, kami diberi sebuah tanda coretan abstrak ntah apa bentuknya pada pipi kami oleh senior kelas dengan sebuah spidol hitam. Sambil tertawa senior kelas langsung memperboleh kan kami masuk setelah diberi tanda hitam di pipi kami.


           Setelah itu kami para siswa terlambat dibedakan barisannya dengan siswa lain yang tidak telat , kami disuruh berbaris berlain arah tidak seperti yang lainnya. Kami di tempatkan dibarisan depan dengan menghadap kearah barisan siswa yang tidak telat .
“Dan inilah calon siswa yang katanya mau masuk SMA ini, masa hari pertama memberi kesan buruk sih? Pada mikir ga sih?” salah seorang senior seksi lapangan menyindir kami. Yang kami bisa lakukan hanyalah diam , karna aku pernah mendengar sebuah peraturan “ Senior itu selalu benar, senior gak pernah salah, jika senior salah, kembali ke peraturan kedua” . Peraturan itu aku dengar dari tokoh Anime yang aku suka yaitu L Lawliet di anime DeathNote sang detektif cerdas dan pemalas. Dan oleh karena itu, kami siswa terlambat hanya bisa terdiam menerima hukuman yang diberikan oleh senior senior kami. Meskipun dengan rasa sedikit kesal dan capek namun inilah yang harus aku terima karena kesalahan ku diawal hari MOPD ku.Sungguh pengalaman tak terlupakan diawal pertemuan MOPD..-__-

To Be Continue………….

Tidak ada komentar:

Posting Komentar